Selasa, 15 Oktober 2013

Pengabdian dan Jasa

Alkisah seorang raja memiliki 10 ekor anjing buas yang ia gunakan untuk menghukum para abdi istana termasuk mentri sekalipun yang membuat kesalahan. Setiap orang yang mengecewakan sang raja, maka tidak ada ampun. Orang tersebut akan dimasukan ke dalam kandang anjing yang buas itu untuk dicabik cabik oleh sang anjing.

Suatu hari sang penasehat raja membuat kesalahan, dan sang raja merasa kecewa dengan kesalahan yang dibuatnya. Si penasehat rajapun harus menanggung hukuman untuk dimasukan ke dalam kandang anjing. Penasehat meminta keringanan hukuman namun sang raja tidak menggubris.

Akhirnya si penasehat mencoba permintaan terakhir.

"Yang mulia, hamba telah mengabdi kepada Anda lebih dari 15 tahun. Jika hamba tidak mendapatkan keringanan hamba hanya memohon tolong undur 30 hari waktu eksekusinya."

Dengan penuh pertimbangan akhirnya sang raja mengabulkan permintaan sang penasehat.

Keesokannya si penasehat menuju kandang anjing dan meminta izin pada penjaga kandang untuk mengurus anjing tersebut selama 30 hari ke depan. Karena yang meminta adalah seorang penasehat raja penjaga itupun memberi izin.

Selama 30 hari itu si penasehat memberi makan sang anjing, membersihkan kandangnya, bahkan memandikannya. Dia dengan baik mengurus dan merawat sang anjing. Pada akhirnya 10 anjing tsb menjadi jinak.

Pada saat eksekusi hukuman sang raja terkejut melihat anjing-anjingnya sangat jinak kepada penasehatnya itu. Raja pun bingung lalu bertanya kepada penasehat itu. Kemudian penasehat itu menjawab.

"30 hari yang paduka berikan hamba gunakan untuk mengabdi kepada anjing anjing ini. Dan kini anjing itu tidak melupakan jasa hamba. Tapi paduka...hamba telah mengabdi selama 15 tahun kepada paduka namun paduka tega menjatuhkan hukuman ini. Hamba mohon paduka memaafkan kesalahan hamba."

Sang raja pun merasa haru dan kemudian memaafkan sang penasehat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon komentar positifnya dari para pembaca untuk penyemangat kami dalam melayani. Terima kasih.