Selasa, 15 Oktober 2013

Imbalan Pertolongan

Alkisah seorang pemuda dengan mobil bututnya sedang galau karena baru saja di PHK dari pekerjaannya. Ia merasa bingung harus melamar pekerjaan kemana lagi?

Di tengah kegalauannya dia melihat seorang nenek berdiri kedinginan karena mobilnya mogok. Pemuda itu langsung menghampirinya.

"Malam bu, mobilnya mogok ya? Ada yang bisa saya bantu?" Tanya pemuda itu. Namun si nenek tidak menjawab malah menunjukan ekspresi muka yang ketakutan.

"Jangan takut bu, saya orang baik-baik. Saya cuma mau membantu Ibu." Kata pemuda itu sambil memperbaiki mobil nenek tsb. Nenek itupun mencoba sedikit percaya pada si pemuda.

Beberapa saat kemudian akhirnya mobil si nenek nyala kembali.

"Terima kasin anak muda berapa ongkos perbaikannya" tanya si nenek sambil tersenyum

"Tidak bu, saya ikhlas membantu sungguh. Jika ibu mau berterima kasih, tolong bu, saat ada orang yang butuh pertolongan, bantu dia. Itu sudah cukup bagi saya."

Perkataan itu membuat si nenek terharu. Akhirnya pemuda itu pamit dan meninggalkan si nenek. Karena tadi lama kedinginan si nenek menjadi lapar lalu mampir ke rumah makan.

Dirumah makan ia dilayani dengan baik oleh seorang wanita muda yang sedang hamil besar.
Si nenek merasa kasian dengan kondisi wanita itu.

"Kasihan wanita ini, seharusnya ia tidak perlu bekerja hingga larut malam dengan kondisi kehamilan spt itu. Pasti ia melakukannya karena butuh biaya untuk persalinannya." Gumam nenek dalam hati.

Teringat dengan pesan pemuda tadi si nenek menyelipkan sejumlah besar uang dan secarik kertas.

"Pelayan yang baik, anggap uang ini hadiah dari saya. Saya pernah dibantu orang. Pesan si penolong saya teruskan kepadamu. Jika ingin membalas kebaikan ini, bantu saja orang lain yang perlu bantuan.

Dan ternyata wanita hamil itu adalah isteri dari pemuda yang menolong nenek itu tadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon komentar positifnya dari para pembaca untuk penyemangat kami dalam melayani. Terima kasih.