Pilihlah seseorang.....
Yang mampu merasakan kesedihanmu.
Yang mampu mengerti pikiranmu disaat engkau terdiam.
Yang mampu merasakan kasih sayangmu disaat kemarahanmu
Karena dialah yg akan bisa mengerti tentang dirimu.
Terkadang engkau harus berlari jauh.
Agar engkau tahu siapa yg akan datang kepadamu.
Terkadang engkau harus berbiacara pelan.
Agar engkau tahu siapa yg masih mau mendengarkanmu.
Terkadang engkau harus melibatkan diri dalam sebuah perbedaan.
Agar engkau tahu siapa yg masih akan
membelamu.
Terkadang engkau harus mencoba mengambil keputusan yg kurang tepat.
Agar engkau tahu siapa yg akan menunjukanmu keputusan yg benar.
Terkadang engkau harus melepaskan orang yg sangat engkau cintai.
Agar engkau tahu apakah dia akan kembali setia disisimu.
Sesungguhnya.......
Ketika kita pergi bersembunyi hanyalah untuk ditemukan.
Ketika kita berjalan jauh hanyalah untuk melihat siapa yg masih setia mengikuti.
Ketika kita menangis,agar kita tahu siapa yg dengan ikhlas menghapus air mata kita.
Dan dialah sebenarnya yg masih mempedulikan kita.
Yang akan membuat hidupmu berbalut bahagia penuh senyuman.
Senin, 28 Oktober 2013
Merasa Dicintai
Kata Bpk Ariesandi Setyono dalam bukunya yg berjudul Hypnoparenting,
"Tidak penting apakah Anda MENCINTAI anak Anda, yg terpenting adalah apakah anak Anda MERASA DICINTAI?"
Hal yg sama berlaku dalam hubungan antar pasangan, "Tidak penting apakah Anda MENCINTAI pasangan Anda, yg terpenting adalah apakah pasangan Anda MERASA DICINTAI?"
Good Morning n Have a Great Monday! :D
----
Dipersembahkan oleh:
Heni Rosita
♚excellent wedding organizer
Pin 28E1E6F2
Because marriage isn't only about one day.. :)
"Tidak penting apakah Anda MENCINTAI anak Anda, yg terpenting adalah apakah anak Anda MERASA DICINTAI?"
Hal yg sama berlaku dalam hubungan antar pasangan, "Tidak penting apakah Anda MENCINTAI pasangan Anda, yg terpenting adalah apakah pasangan Anda MERASA DICINTAI?"
Good Morning n Have a Great Monday! :D
----
Dipersembahkan oleh:
Heni Rosita
♚excellent wedding organizer
Pin 28E1E6F2
Because marriage isn't only about one day.. :)
Minggu, 20 Oktober 2013
Anggrek dan Pohon Besar
Anggrek dan pohon besar
Alkisah hiduplah bunga anggrek di sebuah hutan. Anggrek ini hidup dengan menempel pada pangkal batang pohon yang besar.
Si anggrek merasa senang bersama si pohon besar. Karena selain ia bisa terlindung dari teriknya panas ia juga mendapat supply makanan dari si pohon.
Namun pada suatu malam terjadi hujan lebat yang disertai petir. Petir itupun menyambar si pohon besar. Dan pohon itupun hancur berantakan terkena petir.
Anggrek menangis karena bingung akan masa depan hidupnya. Daun yang tadinya lebat kini hanya tinggal beberapa daun. Batang yang tadinya besar dan kokoh kini tinggal beberapa batang kecil.
"Mengapa ini harus terjadi? Kini siapa lagi yang akan melindungiku?" Teriak si anggrek sambil menangis sekeras kerasnya.
Pohon besar itupun menyapa sahabat kecilnya "hei anggrek janganlah kau menangis, akupun mengalami hal sulit yang sama namun aku tetap bersyukur. Walaupun kini aku hanya memiliki beberapa daun dan batang aku yakin aku masih bisa bertahan hidup dan tumbuh walaupun tidak sesempurna dulu. Begitu juga denganmu. Kini lihatlah kilau mentari kini langsung mengenaimu. Kau tampak semakin indah, selain itu embun yang menempel ditubuhmu akan membuatmu tambah subur, cantik, dan berbunga lebih banyak."
Si anggrekpun tersentak dengan perkataan si pohon dan sadar ternyata masih ada hal yang bisa disyukuri. Anggrek sadar bahwa dari setiap musibah selalu ada pelajaran dan hikmah dibalik itu semua.
Aquarius Inspiration 259(20 Oktober 2013)
by: AQUARIUS RESOURCES (25A3ED17)
*Sharing Great Inspiration Everyday*
Alkisah hiduplah bunga anggrek di sebuah hutan. Anggrek ini hidup dengan menempel pada pangkal batang pohon yang besar.
Si anggrek merasa senang bersama si pohon besar. Karena selain ia bisa terlindung dari teriknya panas ia juga mendapat supply makanan dari si pohon.
Namun pada suatu malam terjadi hujan lebat yang disertai petir. Petir itupun menyambar si pohon besar. Dan pohon itupun hancur berantakan terkena petir.
Anggrek menangis karena bingung akan masa depan hidupnya. Daun yang tadinya lebat kini hanya tinggal beberapa daun. Batang yang tadinya besar dan kokoh kini tinggal beberapa batang kecil.
"Mengapa ini harus terjadi? Kini siapa lagi yang akan melindungiku?" Teriak si anggrek sambil menangis sekeras kerasnya.
Pohon besar itupun menyapa sahabat kecilnya "hei anggrek janganlah kau menangis, akupun mengalami hal sulit yang sama namun aku tetap bersyukur. Walaupun kini aku hanya memiliki beberapa daun dan batang aku yakin aku masih bisa bertahan hidup dan tumbuh walaupun tidak sesempurna dulu. Begitu juga denganmu. Kini lihatlah kilau mentari kini langsung mengenaimu. Kau tampak semakin indah, selain itu embun yang menempel ditubuhmu akan membuatmu tambah subur, cantik, dan berbunga lebih banyak."
Si anggrekpun tersentak dengan perkataan si pohon dan sadar ternyata masih ada hal yang bisa disyukuri. Anggrek sadar bahwa dari setiap musibah selalu ada pelajaran dan hikmah dibalik itu semua.
Aquarius Inspiration 259(20 Oktober 2013)
by: AQUARIUS RESOURCES (25A3ED17)
*Sharing Great Inspiration Everyday*
Selasa, 15 Oktober 2013
Anda yang Memutuskan
"Anda yang Memutuskan"
Ada seorang kakek yg berumur 92th, karena usia sang kakek mengalami kebutaan. Meski demikian sang kakek tetap punya selera tinggi & percaya diri
terlihat dari pakaian & rambut yg selalu rapi. Suatu hari sang istri meninggal & sang kakek harus masuk ke panti jompo.
Sang kakek pun berangkat & setibanya ia menunggu dg sabar di lobi, tak berapa lama kemudian sang kakek diberitahu bahwa kamarnya sudah siap. Kakek pun sangat antusias ketika petugas panti jompo menggambarkan keadaan kamarnya yg kecil, termasuk perabotan yg ada di dlmnya. Mendengar hal itu sang kakek bagaikan seorang anak kecil yg baru saja mendapatkan hadiah.
Dengan senangnya ia berkata, "Aku sangat menyukaikanya" melihat respon sang kakek, petugas pun berkata, "Kakek kan belum masuk ke kamar itu, tahan dahulu perkataan tersebut". Sang kakek pun menjawab sambil tersenyum, "hal itu tidak ada hubungannya, sebab rasa bahagiaku saat ini adalah sesuatu yg sudah aku putuskan dari awal. Apakah aku akan menyukai kamarku atau tidak, sama sekali tidak tergantung dari bagaimana perabotannya diatur, tetapi bagaimana aku mengatur pikiranku.
Saat ini aku menyukai kamarku, itu adalah keputusan yg kubuat ketika aku bangun dari tempat tidurku pagi ini. Aku punya pilihan, apakah aku akan menghabiskan waktu ditempat tidur & meratapi kekuranganku, karena ada bagian tubuhku yg tidak dpt berfungsi lg, atau turun dari tempat tidur & berterima kasih atas bagian-bagian tubuhku yg masih berfungsi.
Kita memiliki pilihan untk menjalani setiap hari kita, bisa memilih untuk bahagia, bersyukur atau hidup dg kebencian, amarah, khawatir, tdk bersemangat.
Bagaimana dengan Anda? Perasaan apa yg Anda pilih hari ini, besok, lusa & hari-hari selanjutnya?
Ada seorang kakek yg berumur 92th, karena usia sang kakek mengalami kebutaan. Meski demikian sang kakek tetap punya selera tinggi & percaya diri
terlihat dari pakaian & rambut yg selalu rapi. Suatu hari sang istri meninggal & sang kakek harus masuk ke panti jompo.
Sang kakek pun berangkat & setibanya ia menunggu dg sabar di lobi, tak berapa lama kemudian sang kakek diberitahu bahwa kamarnya sudah siap. Kakek pun sangat antusias ketika petugas panti jompo menggambarkan keadaan kamarnya yg kecil, termasuk perabotan yg ada di dlmnya. Mendengar hal itu sang kakek bagaikan seorang anak kecil yg baru saja mendapatkan hadiah.
Dengan senangnya ia berkata, "Aku sangat menyukaikanya" melihat respon sang kakek, petugas pun berkata, "Kakek kan belum masuk ke kamar itu, tahan dahulu perkataan tersebut". Sang kakek pun menjawab sambil tersenyum, "hal itu tidak ada hubungannya, sebab rasa bahagiaku saat ini adalah sesuatu yg sudah aku putuskan dari awal. Apakah aku akan menyukai kamarku atau tidak, sama sekali tidak tergantung dari bagaimana perabotannya diatur, tetapi bagaimana aku mengatur pikiranku.
Saat ini aku menyukai kamarku, itu adalah keputusan yg kubuat ketika aku bangun dari tempat tidurku pagi ini. Aku punya pilihan, apakah aku akan menghabiskan waktu ditempat tidur & meratapi kekuranganku, karena ada bagian tubuhku yg tidak dpt berfungsi lg, atau turun dari tempat tidur & berterima kasih atas bagian-bagian tubuhku yg masih berfungsi.
Kita memiliki pilihan untk menjalani setiap hari kita, bisa memilih untuk bahagia, bersyukur atau hidup dg kebencian, amarah, khawatir, tdk bersemangat.
Bagaimana dengan Anda? Perasaan apa yg Anda pilih hari ini, besok, lusa & hari-hari selanjutnya?
Pengabdian dan Jasa
Alkisah seorang raja memiliki 10 ekor anjing buas yang ia gunakan untuk menghukum para abdi istana termasuk mentri sekalipun yang membuat kesalahan. Setiap orang yang mengecewakan sang raja, maka tidak ada ampun. Orang tersebut akan dimasukan ke dalam kandang anjing yang buas itu untuk dicabik cabik oleh sang anjing.
Suatu hari sang penasehat raja membuat kesalahan, dan sang raja merasa kecewa dengan kesalahan yang dibuatnya. Si penasehat rajapun harus menanggung hukuman untuk dimasukan ke dalam kandang anjing. Penasehat meminta keringanan hukuman namun sang raja tidak menggubris.
Akhirnya si penasehat mencoba permintaan terakhir.
"Yang mulia, hamba telah mengabdi kepada Anda lebih dari 15 tahun. Jika hamba tidak mendapatkan keringanan hamba hanya memohon tolong undur 30 hari waktu eksekusinya."
Dengan penuh pertimbangan akhirnya sang raja mengabulkan permintaan sang penasehat.
Keesokannya si penasehat menuju kandang anjing dan meminta izin pada penjaga kandang untuk mengurus anjing tersebut selama 30 hari ke depan. Karena yang meminta adalah seorang penasehat raja penjaga itupun memberi izin.
Selama 30 hari itu si penasehat memberi makan sang anjing, membersihkan kandangnya, bahkan memandikannya. Dia dengan baik mengurus dan merawat sang anjing. Pada akhirnya 10 anjing tsb menjadi jinak.
Pada saat eksekusi hukuman sang raja terkejut melihat anjing-anjingnya sangat jinak kepada penasehatnya itu. Raja pun bingung lalu bertanya kepada penasehat itu. Kemudian penasehat itu menjawab.
"30 hari yang paduka berikan hamba gunakan untuk mengabdi kepada anjing anjing ini. Dan kini anjing itu tidak melupakan jasa hamba. Tapi paduka...hamba telah mengabdi selama 15 tahun kepada paduka namun paduka tega menjatuhkan hukuman ini. Hamba mohon paduka memaafkan kesalahan hamba."
Sang raja pun merasa haru dan kemudian memaafkan sang penasehat.
Suatu hari sang penasehat raja membuat kesalahan, dan sang raja merasa kecewa dengan kesalahan yang dibuatnya. Si penasehat rajapun harus menanggung hukuman untuk dimasukan ke dalam kandang anjing. Penasehat meminta keringanan hukuman namun sang raja tidak menggubris.
Akhirnya si penasehat mencoba permintaan terakhir.
"Yang mulia, hamba telah mengabdi kepada Anda lebih dari 15 tahun. Jika hamba tidak mendapatkan keringanan hamba hanya memohon tolong undur 30 hari waktu eksekusinya."
Dengan penuh pertimbangan akhirnya sang raja mengabulkan permintaan sang penasehat.
Keesokannya si penasehat menuju kandang anjing dan meminta izin pada penjaga kandang untuk mengurus anjing tersebut selama 30 hari ke depan. Karena yang meminta adalah seorang penasehat raja penjaga itupun memberi izin.
Selama 30 hari itu si penasehat memberi makan sang anjing, membersihkan kandangnya, bahkan memandikannya. Dia dengan baik mengurus dan merawat sang anjing. Pada akhirnya 10 anjing tsb menjadi jinak.
Pada saat eksekusi hukuman sang raja terkejut melihat anjing-anjingnya sangat jinak kepada penasehatnya itu. Raja pun bingung lalu bertanya kepada penasehat itu. Kemudian penasehat itu menjawab.
"30 hari yang paduka berikan hamba gunakan untuk mengabdi kepada anjing anjing ini. Dan kini anjing itu tidak melupakan jasa hamba. Tapi paduka...hamba telah mengabdi selama 15 tahun kepada paduka namun paduka tega menjatuhkan hukuman ini. Hamba mohon paduka memaafkan kesalahan hamba."
Sang raja pun merasa haru dan kemudian memaafkan sang penasehat.
Imbalan Pertolongan
Alkisah seorang pemuda dengan mobil bututnya sedang galau karena baru saja di PHK dari pekerjaannya. Ia merasa bingung harus melamar pekerjaan kemana lagi?
Di tengah kegalauannya dia melihat seorang nenek berdiri kedinginan karena mobilnya mogok. Pemuda itu langsung menghampirinya.
"Malam bu, mobilnya mogok ya? Ada yang bisa saya bantu?" Tanya pemuda itu. Namun si nenek tidak menjawab malah menunjukan ekspresi muka yang ketakutan.
"Jangan takut bu, saya orang baik-baik. Saya cuma mau membantu Ibu." Kata pemuda itu sambil memperbaiki mobil nenek tsb. Nenek itupun mencoba sedikit percaya pada si pemuda.
Beberapa saat kemudian akhirnya mobil si nenek nyala kembali.
"Terima kasin anak muda berapa ongkos perbaikannya" tanya si nenek sambil tersenyum
"Tidak bu, saya ikhlas membantu sungguh. Jika ibu mau berterima kasih, tolong bu, saat ada orang yang butuh pertolongan, bantu dia. Itu sudah cukup bagi saya."
Perkataan itu membuat si nenek terharu. Akhirnya pemuda itu pamit dan meninggalkan si nenek. Karena tadi lama kedinginan si nenek menjadi lapar lalu mampir ke rumah makan.
Dirumah makan ia dilayani dengan baik oleh seorang wanita muda yang sedang hamil besar.
Si nenek merasa kasian dengan kondisi wanita itu.
"Kasihan wanita ini, seharusnya ia tidak perlu bekerja hingga larut malam dengan kondisi kehamilan spt itu. Pasti ia melakukannya karena butuh biaya untuk persalinannya." Gumam nenek dalam hati.
Teringat dengan pesan pemuda tadi si nenek menyelipkan sejumlah besar uang dan secarik kertas.
"Pelayan yang baik, anggap uang ini hadiah dari saya. Saya pernah dibantu orang. Pesan si penolong saya teruskan kepadamu. Jika ingin membalas kebaikan ini, bantu saja orang lain yang perlu bantuan.
Dan ternyata wanita hamil itu adalah isteri dari pemuda yang menolong nenek itu tadi.
Di tengah kegalauannya dia melihat seorang nenek berdiri kedinginan karena mobilnya mogok. Pemuda itu langsung menghampirinya.
"Malam bu, mobilnya mogok ya? Ada yang bisa saya bantu?" Tanya pemuda itu. Namun si nenek tidak menjawab malah menunjukan ekspresi muka yang ketakutan.
"Jangan takut bu, saya orang baik-baik. Saya cuma mau membantu Ibu." Kata pemuda itu sambil memperbaiki mobil nenek tsb. Nenek itupun mencoba sedikit percaya pada si pemuda.
Beberapa saat kemudian akhirnya mobil si nenek nyala kembali.
"Terima kasin anak muda berapa ongkos perbaikannya" tanya si nenek sambil tersenyum
"Tidak bu, saya ikhlas membantu sungguh. Jika ibu mau berterima kasih, tolong bu, saat ada orang yang butuh pertolongan, bantu dia. Itu sudah cukup bagi saya."
Perkataan itu membuat si nenek terharu. Akhirnya pemuda itu pamit dan meninggalkan si nenek. Karena tadi lama kedinginan si nenek menjadi lapar lalu mampir ke rumah makan.
Dirumah makan ia dilayani dengan baik oleh seorang wanita muda yang sedang hamil besar.
Si nenek merasa kasian dengan kondisi wanita itu.
"Kasihan wanita ini, seharusnya ia tidak perlu bekerja hingga larut malam dengan kondisi kehamilan spt itu. Pasti ia melakukannya karena butuh biaya untuk persalinannya." Gumam nenek dalam hati.
Teringat dengan pesan pemuda tadi si nenek menyelipkan sejumlah besar uang dan secarik kertas.
"Pelayan yang baik, anggap uang ini hadiah dari saya. Saya pernah dibantu orang. Pesan si penolong saya teruskan kepadamu. Jika ingin membalas kebaikan ini, bantu saja orang lain yang perlu bantuan.
Dan ternyata wanita hamil itu adalah isteri dari pemuda yang menolong nenek itu tadi.
Jumat, 11 Oktober 2013
Cahaya Jiwa
Cahaya Jiwa
Suatu hari, seorang gadis kota pindah ke desa karena harus melanjutkan kuliah di sana. Ia dibelikan rumah kecil oleh orangtuanya di desa tersebut.Ia mempunyai tetangga sebelah rumah yang sangat sederhana. Rumahnya lebih kecil dari miliknya, namun di rumah yang sempit itu diisi oleh 5 orang.
Suatu malam ketika gadis kota itu hendak mengerjakan tugas, listrik di rumahnya padam. Dia menggerutu dengan kondisi listrik di desa itu. Tidak lama terdengar suara anak –anak mengetuk pintu.
"Kak....Kak....Apa kakak di dalam? Saya tetangga sebelah rumah." Sorak ke tiga anak kecil itu.
Hmm ada apa ya? Pasti tetangga rumah ingin minta bantuan saya. Kalau saya kasihani mereka pasti nantinya mereka akan minta bantuan terus-menerus. Gumam gadis itu dalam hati.
"Oh iya, sebentar ya saya bukakan pintunya dulu." Jawab gadis kota tsb.
"Kakak punya lilin?" tanya salah seorang anak.
Tuh kan, pasti dia minta bantuan, hmm gimana ya? Bilang saja tidak punya deh, habisnya nanti kalau dikasih pasti akan minta terus. Gumamnya lagi dalam hati.
"Maaf ya adik kecil, kakak tidak punya lilin." Jawab gadis itu sambil tersenyum.
"Oh begitu,..Soalnya ayah dan ibu kami khawatir sama kakak. Kakak kan orang baru di sini jadi pasti belum tahu kalau di desa ini sering mati lampu. Pasti kakak belum punya lilin kan? Makanya ibu menyuruh kami ke sini untuk memberikan lilin ini." Kata anak kecil itu sambil memberikan lilin kepadanya.
Gadis kota itu merasa malu dengan segala prasangka buruknya. Dia memeluk ke tiga anak kecil itu sambil mengucapkan terima kasih.
Memberi tidak harus dari si kaya kepada si miskin. Memberi itu adalah memberikan apa yang kita punya kepada mereka yang membutuhkan. Dan jangan menilai orang karena penampilan fisik. Belum tentu penampilan luarnya buruk, buruk juga dalamnya. Begitu pula sebaliknya.
Suatu hari, seorang gadis kota pindah ke desa karena harus melanjutkan kuliah di sana. Ia dibelikan rumah kecil oleh orangtuanya di desa tersebut.Ia mempunyai tetangga sebelah rumah yang sangat sederhana. Rumahnya lebih kecil dari miliknya, namun di rumah yang sempit itu diisi oleh 5 orang.
Suatu malam ketika gadis kota itu hendak mengerjakan tugas, listrik di rumahnya padam. Dia menggerutu dengan kondisi listrik di desa itu. Tidak lama terdengar suara anak –anak mengetuk pintu.
"Kak....Kak....Apa kakak di dalam? Saya tetangga sebelah rumah." Sorak ke tiga anak kecil itu.
Hmm ada apa ya? Pasti tetangga rumah ingin minta bantuan saya. Kalau saya kasihani mereka pasti nantinya mereka akan minta bantuan terus-menerus. Gumam gadis itu dalam hati.
"Oh iya, sebentar ya saya bukakan pintunya dulu." Jawab gadis kota tsb.
"Kakak punya lilin?" tanya salah seorang anak.
Tuh kan, pasti dia minta bantuan, hmm gimana ya? Bilang saja tidak punya deh, habisnya nanti kalau dikasih pasti akan minta terus. Gumamnya lagi dalam hati.
"Maaf ya adik kecil, kakak tidak punya lilin." Jawab gadis itu sambil tersenyum.
"Oh begitu,..Soalnya ayah dan ibu kami khawatir sama kakak. Kakak kan orang baru di sini jadi pasti belum tahu kalau di desa ini sering mati lampu. Pasti kakak belum punya lilin kan? Makanya ibu menyuruh kami ke sini untuk memberikan lilin ini." Kata anak kecil itu sambil memberikan lilin kepadanya.
Gadis kota itu merasa malu dengan segala prasangka buruknya. Dia memeluk ke tiga anak kecil itu sambil mengucapkan terima kasih.
Memberi tidak harus dari si kaya kepada si miskin. Memberi itu adalah memberikan apa yang kita punya kepada mereka yang membutuhkan. Dan jangan menilai orang karena penampilan fisik. Belum tentu penampilan luarnya buruk, buruk juga dalamnya. Begitu pula sebaliknya.
Orang paling kaya di dunia pun tidak seharusnya berlaku sombong. Karena dalam hitungan satu kedipan mata, Tuhan bisa mengambil segalanya.
Kamis, 10 Oktober 2013
Kembalikan Kebahagiaanku
Pada suatu waktu hiduplah seorang pencari kayu bakar. Setiap hari ia selalu bernyanyi dikala ia sedang mengumpulkan kayu bakar. Bisa dikatakan penghasilannya sangat pas-pasan bahkan.
Setiap hari ia selalu menjual kayu yang dikumpulkannya ke seorang saudagar yang kaya raya.
Karena merdunya nyanyian si pencari kayu bakar ini, akhirnya terdengar ke telinga saudagar kaya itu. Saudagar itupun bertanya, "Hai pemuda mengapa kau selalu datang kemari dengan terus bernyanyi?"
"Karena aku suka melakukannya dan aku bahagia melakukannya?" jawab si pencari kayu bakar.
"Mengapa kau bahagia? Apakah upah yang kini kau terima lebih banyak dari sebelumnya?" tanya saudagar itu lagi.
"Tidak, ini lebih kecil dari sebelumnya namun aku tetap bersyukur dengan apapun yang aku terima saat ini."
Mendengar hal itu sang saudagar memerintahkan orangnya untuk memberikan 100 keping emas kepada pencari kayu bakar tersebut. Sang saudagar merasa mendapat pelajaran berharga dari ucapan yang dikeluarkan pemuda itu.
Seminggu berselang semenjak kejadian tersebut, pencari kayu bakar itu kembali lagi ke rumah sang saudagar kaya. Ia menyerahkan kembali 100 keping emas itu kepada si saudagar. Ia bercerita bahwa kini kebahagiaannya telah lenyap.
Semenjak ia menerima 100 keping emas tersebut kini ia tidak sebahagia dulu. Ia sering merasa khawatir akan seseorang jahat yang ingin mencuri emasnya. Ia tidak bisa tidur dengan tenang takut ada pencuri masuk. Sewaktu mencari kayu bakar pun ia tidak bisa fokus karena emasnya takut dicuri orang. Kini tak ada lagi nanyian merdu, hanya ada perasaan was-was.
"Aku kembalikan 100 koin emas ini, aku ingin menukarnya kembali dengan ketenangan dan kebahagiaanku yang dulu."
Kadang tidak selalu kebahagiaan dapat ditukar dengan harta. Harta bukanlah satu satunya hal yang bisa membuat kita bahagia,rasa syukurlah yang membuat bahagia.
Setiap hari ia selalu menjual kayu yang dikumpulkannya ke seorang saudagar yang kaya raya.
Karena merdunya nyanyian si pencari kayu bakar ini, akhirnya terdengar ke telinga saudagar kaya itu. Saudagar itupun bertanya, "Hai pemuda mengapa kau selalu datang kemari dengan terus bernyanyi?"
"Karena aku suka melakukannya dan aku bahagia melakukannya?" jawab si pencari kayu bakar.
"Mengapa kau bahagia? Apakah upah yang kini kau terima lebih banyak dari sebelumnya?" tanya saudagar itu lagi.
"Tidak, ini lebih kecil dari sebelumnya namun aku tetap bersyukur dengan apapun yang aku terima saat ini."
Mendengar hal itu sang saudagar memerintahkan orangnya untuk memberikan 100 keping emas kepada pencari kayu bakar tersebut. Sang saudagar merasa mendapat pelajaran berharga dari ucapan yang dikeluarkan pemuda itu.
Seminggu berselang semenjak kejadian tersebut, pencari kayu bakar itu kembali lagi ke rumah sang saudagar kaya. Ia menyerahkan kembali 100 keping emas itu kepada si saudagar. Ia bercerita bahwa kini kebahagiaannya telah lenyap.
Semenjak ia menerima 100 keping emas tersebut kini ia tidak sebahagia dulu. Ia sering merasa khawatir akan seseorang jahat yang ingin mencuri emasnya. Ia tidak bisa tidur dengan tenang takut ada pencuri masuk. Sewaktu mencari kayu bakar pun ia tidak bisa fokus karena emasnya takut dicuri orang. Kini tak ada lagi nanyian merdu, hanya ada perasaan was-was.
"Aku kembalikan 100 koin emas ini, aku ingin menukarnya kembali dengan ketenangan dan kebahagiaanku yang dulu."
Kadang tidak selalu kebahagiaan dapat ditukar dengan harta. Harta bukanlah satu satunya hal yang bisa membuat kita bahagia,rasa syukurlah yang membuat bahagia.
Rabu, 02 Oktober 2013
Cinta
Seorang anak bertanya kpd ibunya: "Bu, mengapa pacarku memiliki banyak kekurangan, dia kurang pengertian, kurang sabar, kurang tampan pula"
Si ibu tertawa dan kemudian menjawab: "Anakku, kalau dia sempurna tentunya dia akan mencari pasangan yg sempurna juga.. Kalau dia lebih pengertian, lebih sabar, dan lebih tampan, dia pasti sudah mendapatkan yg lebih baik dr dirimu.. Dia memilihmu krn dia juga memiliki kekurangan.. Terima dan sayangi dia apa adanya.. Namun sebelum itu, terlebih dahulu terima dan sayangi dirimu sendiri apa adanya..."
Si ibu tertawa dan kemudian menjawab: "Anakku, kalau dia sempurna tentunya dia akan mencari pasangan yg sempurna juga.. Kalau dia lebih pengertian, lebih sabar, dan lebih tampan, dia pasti sudah mendapatkan yg lebih baik dr dirimu.. Dia memilihmu krn dia juga memiliki kekurangan.. Terima dan sayangi dia apa adanya.. Namun sebelum itu, terlebih dahulu terima dan sayangi dirimu sendiri apa adanya..."
Langganan:
Komentar (Atom)