Selasa, 17 Juni 2014

Tujuan Sebenarnya dari Hidup

ntisari-Online.com – Alkisah seorang yang sangat bijaksana tinggal di sebuah desa kecil. Ia adalah kepala desa yang sangat dihormati oleh semua orang, nasihatnya selalu menjadi panutan banyak orang. Banyak orang datang kepadanya hanya untuk mendapatkan nasihat mengenai apapun dalam kehidupan ini.Ironisnya, putra satu-satunya adalah seorang pemuda yang malas. Kerjanya hanya makan, tidur, atau pergi dengan teman-temannya.Suatu hari sang kepala desa memanggil anaknya dan berkata, "Anakku, sekarang kau sudah besar. Engkau perlu memahami  hidup dan tanggung jawab dirimu sendiri sekarang."Mendadak kecemasan hingga pada wajah anaknya, "Ayah, kau selalu di sini membimbingku selalu. Bagaimana saya bisa berjalan tanpamu. Aku pasti akan kehilanganmu."Ayahnya memeluknya dan berkata, "Aku ingin kau menemukan tujuan sebenarnya dari hidup dan ketika kau menemukannya, ingatlah selalu dan engkau pun akan menjalani kehidupan ini dengan penuh kebahagiaan dan sukacita."Keesokan harinya, sang ayah memberi anaknya sebuah tas. Pemuda itu sangat terkejut saat ia membuka tas, karena di dalamnya terdapat 4 pasang pakaian untuk setiap musim, beberapa makanan mentah, biji-bijian, kacang, uang, dan peta. Saat ia bertanya-tanya apa yang seharusnya ia lakukan dengan itu semua, ayahnya mengatakan, "Aku ingin kau pergi mencari harta karun. Saya mempunyai sebuah peta harta karun tersembunyi, pergilah dan temukanlah."Aha, ini rupanya yang dikatakan ayahnya sebelumnya. Tujuan sebenarnya dari hidupnya adalah untuk menemukan harga ini yang akan menyelesaikan semua masalahku di masa depan, begitu pikir pemuda itu, yang sangat senang mendengar ide ayahnya.Esok paginya, pemuda itu berangkat memulai perjalanannya dengan semangat untuk menemukan harga karun. Tempat yagn dijelaskan dalam peta itu sangat jauh. Ia harus menyeberangi banyak sungai, hutan, dataran tinggi, dan pegunungan untuk mencapai tujuannya.Hari, minggu, dan bulan berlalu. Dalam perjalanannya ia bertemu banyak orang. Beberapa ari mereka membantunya dengan makanan, memberinya tempat tinggal, ia juga bertemu dengan pencuri dan perampok yang mencoba menipunya dan merampas barang-barangnya. Mengikuti peta, ia berjalan hingga mengalami empat musim. Ia benar-benar ingin menemukan harta karun itu sebelum orang lain menemukannya.Akhirnya setelah satu tahun lamanya, ia mencapai tebing yang tinggi seperti yang telah dijelaskan ayahnya untuk menemukan harta karun. Ia melihat pohon, seperti dijelaskan dalam peta dan mulai melihat sekelilingnya. Ia mencari dan mencari, tapi tidak menemukan apapun. Ia menghabiskan dua hari untuk mencari dan menggali harta di sekitar pohon itu. Kelelahan membuatnya untuk mencobanya keesokan hari.Merasa dibohongi oleh ayahnya, pemuda itu pun berniat kembali ke rumah. Dalam perjalanan kembali, ia pun mengalami perubahan alam yang sama dan musim saat berangkat tadi. Namun ia tidak bertanya-tanya lagi mengapa bunga mekar saat musim semi, dst. Ia pun belajar untuk mencari makanan sendiri, menjahit pakaiannya sendiri dan melindungi dirinya dari cuaca yang keras. Ia belajar untuk menghitung waktu dari hari ke hari melalui posisi matahari dan merencanakan perjalanannya sendiri. Ia juga belajar bagaimana melindungi diri dari hewan liar dan tanaman berbahaya.Ia pun bertemu dengan orang yang sama yang telah membantunya dalam perjalanan. Namun kali ini ia berhenti dan menghabiskan beberapa hari dengan mereka untuk membantu mengerjakan tugas-tugas mereka sebagai tanda terima kasihnya. Ia menyadari betapa indahnya mereka membantu para pejalan kaki tanpa harapan imbalan.Ketika ia sampai di rumah, ia menyadari bahwa ia telah pergi dari rumahnya selama 2 tahun. Ia pergi ke kamar ayahnya yang saat itu sedang tertidur. Ayahnya bangun dan memeluk anaknya."Bagaimana perjalananmu, Anakku," sapa ayahnya, "apakah kau menemukan harta karun itu?""Perjalanan itu sangat menarik, ayah," sindir anaknya. "Tapi, maafkan aku ayah, karena aku telah mengecewakanmu. Aku tidak bisa menemukan harta apapun, di tempat yang dijelaskan dalam peta. Mungkin seseorang mengambilnya sebelum saya tiba." Ia terkejut dengan jawabannya sendiri.Ayahnya tersenyum sambil berkata, "Itu karena tidak ada harta karun di tempat itu anakku.""Tapi, Ayah, kenapa engkau mengirimku untuk menemukan harta karun itu?""Ceritakan dahulu bagaimana perjalananmu ketika pergi untuk menemukan harta karun itu. Apakah engkau menikmati pemandangan yang berbeda-beda, mengalami hidup di tengah-tengah baru dan perubahan musim, apakah menemukan teman-teman yang baik di jalan?""Saya tidak punya waktu untuk melakukan semua itu karena aku selalu fokus untuk mencapai tujuan saya secepat mungkin sebelum orang lain menemukan harta karun itu. Saya tidak punya waktu untuk memperhatikan pemandangan, cuaca, atau mempunyai teman baru. Tapi saya bisa melakukan semuanya saat perjalanan pulang. Saya benar-benar menikmati perjalanan kembali, saya belajar banyak keterampilan baru dan menguasai seni hidup. Begitu banyak sehingga saya lupa rasa sakit saat tidak menemukan harta karun itu," jelas sang anak.Demikianlah jika kita menjalani hidup hanya terfokus pada menemukan tujuan. Kita akan kehilangan banyak harta yang terlihat. Karena kebenaran adalah kehidupan yang tidak memiliki tujuan sama sekali selain hanya hidup itu sendiri dan tumbuh dengan itu setiap hari. Eksplorasi potensi kita setiap hari adalah satu-satunya tujuan hidup. 

Sabtu, 25 Januari 2014

Raja dengan satu Mata & kaki

Dahulu kala ada seorang raja yg terkenal tangguh & pemberani. Ia terkenal karena keberanian & kegarangannya dlm peperangan. Tetapi sayang akibat luka-luka dr peperangan yg berkali-kali dilaluinya ia hanya memiliki satu mata & satu kaki.

Suatu hari raja mengumpulkan semua seniman untk melukis dirinya. Satu pesannya, raja meminta agar lukisan yg dihasilkan dpt menggambarkan kebesaran dirinya dg apa adanya.

Tetapi tak satupun pelukis terkenal yg berani melukis sang raja apa adanya dg cacat satu mata & satu kaki. Para pelukis terkenal tersebut merasa tidak dpt menggambarkan kebesaran yg dimilik sang raja & mereka takut raja menjadi murka karena lukisan yg dihasilkan justru menunjukkan kelemahan sang raja.

Tanpa ditanya seorang pemuda memberanikan diri memohon pada raja untuk diperbolehkan melukis kebesaran & kehebatan sang eraja. Raja pun memberikan izin & waktu satu bulan.

Satu bulan berlalu & tiba saatnya pelukis muda menyampaikan lukisan kepada raja. Bnyk pelukis yg hadir untuk melihat hasilnya.

Ternyata dlm lukisan itu pelukis muda menggambarkan raja sdg berburu & membidik dg memejamkan satu mata serta menekuk salah satu kakinya. Rajapun sangat puas & berterima kasih.

Seperti halnya kebanyakan dari kita, seringkali dlm melihat seseorang atau diri sendiri hanya fokus pd kekurangan & kejelekan saja. Sehingga sering kali berakibat timbul rasa pesimis & pikiran negatif.

Padahal jika kita mau fokus pada kelebihan & kekuatan yg kita miliki untk menggambarkan diri kita, berpikir positif & optimis akan ada hal baik yg bertambah setiap harinya :)

Menikmati & bersyukur untuk semua yg sudah kita miliki.

Kekurangan

•Kekurangan bukan untuk ditangisi, kelebihan bukan untuk dipendam•

Jessica cox adalh seorang gadis yg terlahir tanpa kedua lengan karena penyakit langka yg di derita sang ibu saat menggandungnya.

Ia menyadari bahwa ia hny dpt berharap pd kedua kakinya untuk bs beraktivitas seperti manusia pd umumnya.

Semua pekerjaan yg biasa orang lakukan dg tangan, ia lakukan dg kakinya. Tidak hanya itu ia menyadari bahwa banyak hal hebat yg bisa ia kembangkan.

Ia belajar menjadi seorang pilot & mendapatkan izin resmi menerbangkan pesawat dg kakinya. Ia adlh pilot pertama yg menerbangkan pesawat tanpa lengan.

"Aku tidak membutuhkan kedua lengan untuk menerbangkan pesawat ke angkasa, aku mempunyai kedua kaki & itu adalah anugerah yg harus aku manfaatkan sebaik mungkin"
Jessicca Cox

Kita tidak bisa menentukan seperti apa kita saat lahir, dlm lingkungan & dlm keluarga yg bagaimana. Namun, kita bisa menentukan untuk hidup seperti apa.

Jessicca tdk bisa mengubah nasibnya sbg manusia cacat, ia memilih untuk menjalani hidup sprt manusia normal. Ia tidak menangisi keadaanya & tidak fokus pd kekurangannya. Tapi ia bangkit & mengeluarkan potensi yg ia miliki.

Tidak peduli sprt apa keadaan & kondisi kita saat ini, namun kita masih punya pengharapan yg besar untk hidup yg ingin kita jalani.

Keadaan keluarga yg kurang mampu bukan alasan bagi kita untk berdiam & tidak bisa meraih impian.
Kekurangan & keterbatasan bukan alasan bahwa kita tdk bisa hidup lebih baik.

Satu hal yg harus kita tahu bahwa di dlm dunia tdk ada seorang pun yg paling hebat atau paling buruk. Yg ada hanyalah bahwa kita belum mengekspos keluar semua kelebihan yg ada dlm diri kita.

Alasan mengapa org tidak bisa mengembangkan dirinya menjadi lebih baik adlh karena terlalu lama menangisi kekurangannya.

Yuk mulai untuk mengeluarkan potensi yg kita miliki & memandang diri kita lewat kelebihan kita.

Keberhasilan adalah buah kesabaran

Jangan terkecoh dengan keberhasilan seseorang. Dibalik kejayaan selalu ada jalan panjang yang berisikan catatan perjuangan & pengorbanan, keringat & kepayahan.

Tak ada jalan pintas untuk sukses. Bila kita terpesona pada kenyamanan yg diberikan oleh kesuksesan, kita bisa lupa dari keharusan untuk berupaya.

Namun bila kita kagum dg ketegaran seseorang dalam berusaha, maka kita telah menyerap energi kekuatan, keberanian & kesabaran.

Bulan demi bulan, hujan menguatkan jaringan kayunya. Tahun demi tahun, pohon-pohon besar lain melindungi diri dari terpaan hujan.


Pohon besar mampu menahan terjangan badai karena memiliki akar & batang yg kokoh. Belasan tahun diperlukan untuk menumbuhkan & melatih kekuatan.

Bulan demi bulan, hujan menguatkan jaringan kayunya.

Tak ada hitungan malam untuk mencetak sebongkah batang yg tegar.
Tak ada hitungan siang untuk menumbuhkan akar yg kekar mencengkram bumi.

Hidup merupakan proses belajar, jalani & nikmati setiap proses. Besar atau kecil progres yg dihasilkan selalu bersyukur :) mulai melangkah setapak demi setapak yakin dan percaya usaha, kerja keras & kesabaran akan membawa kita pada keberhasilan.